Ikut meramaikan tentang pemblokiran konten porno pada handset BlackBerry produksi RIM. Setelah baca sana-sini saya kurang mendapatkan alasan yang jelas mengenai wacana ini. Ada alasan “Karena untuk memudahkan pihak berwenang melakukan penyelidikan, karena komunikasi BlackBerry menggunakan jalur khusus”, menurut saya ini juga kurang tepat. Kenapa? seperti yang di tulis Priyadi, sebenarnya tidak perlu harus memindahkan Server2 RIM ke indonesia. Pihak berwenang (pemerintah indonesia) cukup mengadakan kerja sama pada pihak RIM agar pihak berwenang mempunyai wewenang pada semua data kustomer yang menggunakan Handsetnya di Indonesia. Dan selesai perkara, kalau memang ingin mengadakan penyelidikan pada data-data tersebut. Soalnya tidak cukup adil bagi RIM (bukan bermaksud membela), tapi memang secara tidak sadar hampir semua layanan populer juga menggunakan jalur khusus (enkripsi).
Kalau alasannya “Semua vendor yang mempunyai kustomer di Indonesia, wajib membuka cabang di indonesia”, apa keuntungan jangka pendeknya? vendor bayar pajak ke pemerintah? rakyat indonesia mengalami kemajuan karena banyak vendor Internasional? Kalau sekedar keuntungan materi saya kurang setuju, mending ndak usah.
Terkecuali vendor memang memiliki visi untuk ikut mengajak seluruh lapisan kustomernya untuk berkontribusi pada teknologinya. Saya punya kutipan bagus yang di tulis Mdamt.
Dan mari kita belajar “nyegir” bersama untuk negeri kita tercinta Indonesia






