June 6, 2011

Forget Hardware. Your next phone is in the cloud.

Sebulanan yang lalu saya mendapat undangan dari Fachry Badafal beserta beberapa teman, dia adalah salah satu orang Bancakan. Dia menjadi Developer Ambassador dari Blaast untuk wilayah Jogja.Blaast adalah sebuah platform baru, saat pertemuan itu saja SDK masih direncanakan Rilis seminggu lagi.

Javascript, Node.JS lebih tepatnya digunakan dalam Blaast. Jadi sebenarnya bukan “Your next Phone is in the cloud” tapi “Your next Phone Apps is in the cloud”.

MVC, Menggunakan JSON dan JS. Eh brarti M nya ilang mungkin yah. Viewer dan Data di simpan dalam JSON.

Naaaah, pas rilis pertama SDK…eeh belum ada buat Linux. Dan akhirnya sayapun menunggu, beberapa hari kemudian barulah tersedia.

Silahkan dicoba sendiri. https://developer.blaast.com/

Eh ada lombanya juga loooh https://developer.blaast.com/make-your-app

Menurut SAYA :

Blaast itu mempunyai arti unik, mungkin artinya “ra dong blast” atau “babar blast…” :P

Tapi idenya keren, jempol buat yang brainstorming. :D

May 23, 2011

#BlankOnista : Merayu bukan berarti harus membohongi

Linux itu cukup jauh berbeda dengan sistem operasi lain seperti Windows dan Mac. Bohong kalau ada yang bila “Linux itu hampir sama dengan Windows/Mac” karena “Windows/Mac cukup jauh berbeda dengan Linux”.

Agar orang mau menggunakan Linux bilang begitu? Saya rasa itu akan menambah kekecewaan orang ketika dia tahu dengan sendiri nya “Linux memang cukup jauh berbeda”.

Kesimpulan dan Tips dari BlankOnista :

  • Katakan Linux itu berbeda dengan Windows/Mac, dengan begitu sang calon pengguna akan memaklumi ketika dia menemukan banyak perbedaan pada Linux.
  • Katakan berbeda itu “keren”.
  • Kenapa berbeda? karena ini menyangkut masalah “rasa” dan “merasakan”.

NB :

Terispirasi dari sebuah adegan pembohongan penistaan penjelasan tentang migrasi dari sistem operasi yang lain ke Linux.

Hashtag

May 21, 2011

#BlankOnista : Hari Kebangkitan Nasional

Sepertinya lagi musim kampanye Produk dengan menjual menggunakan rasa nasionalisme. Mungkin ini strategi biar populer, kamu orang indonesia bukan? cinta produk indonesia? pengen indonesia mandiri tidak? mau bangkit?

Kalo kamu tidak bisa beli dan akhirnya membajak, mending pakai yang berbasis Gratisan OpenSource aja deh…

Desktop nya mudah digunakan loh, bahkan yang terbiasa menggunakan Windows (masih musim yah ngomong gitu?).

Aman dari gangguan virus, O yeeah…

Agar bisa mandiri, kita harus mulai berani untuk melepaskan diri dari belenggu software bajakan dan beralih ke software legal buatan lokal. Hmmmm..sambil manggut-manggut

Beda lagi kalo ngomong di depan orang yang Religius,

Membajak = Mencuri = Maling = Nyolong = Dosa = Haram

————–

Kesimpulan dan Tips dari BlankOnista :

  • Gunakan kata-kata “menggunakan Standar Nasional Indonesia SNI”.
  • Selalu sangkut-sangkutkan dengan rasa nasionalisme untuk kampanye, seperti kata “indonesia”, “garuda”, “pancasila”.
  • Gunakan kata “lokal”, produk lokal, orang lokal, lokalisasi, konten lokal, dan seterusnya.
  • Kaitkan dengan hal yang berbau kriminal dan kejahatan bila tidak menggunakan.
  • Jangan lupa bilang kalo semuanya serba canggih.
  • Dan terakhir, gunakan momen yang tepat seperti Hari Libur Kebangkitan Nasional kemarin.

NB :

Mohon maaf kalau terlihat seperti adegan penistaan, karena saya memang kenthir.

Hashtag #BlankOnista

May 17, 2011

Meng-Exploit otak dengan FOSS

Saya beberapa kali semedi dan melakukan perenungan, mengapa dan bagaimana saya bisa begitu fanatik pada FOSS. Berlatar belakang apa dan apa yang saya dapat?

Dan sepertinya saya harus merumuskannya dengan membuat sebuah exploit untuk mendoktrin orang banyak.

Bagaimana dengan anda? sudahkah anda merumuskannya?

Mari kita bangun sebuah Konspirasi Elit.

February 10, 2011

Punopo niku Linux lan BlankOn?

Tembung “Linux” sakniki samsoyo kathah dimirengke kaliyan wong kang treno teknologi informasi lan komunikasi ing saubengipun donyo kelebet indonesia. Sakniki, Linux sampun dados satunggaling sistem operasi ingkang kathah diagem ing werno-werni kalangan, kados dene kalangan bisnis, pamulangan, lan prajan. Perkawis meniko dipun sebabaken dateng Linux ingkang nggadai sifat kebukak lan mardhiko. Sinten kemawon saget ngerembakaaken lan ngagem kanti mardhiko.
Linux niku kernel utowo dasar saking sistem operasi ingkang sepindah dipun serat kaliyan mohosiswo Finlandia ingkang naminipun Linus Benedict Torvalds ing taun 1991. Khasil karyonipun dipun lisensiaken kanti mardhiko lan kebukak (Free Software) sehinggo sopo kemawon angsal ngerembakaaken.
Sabanjure monggo kerso ditenggo…