Masih ingat menu klik kanan pada sistem operasi Windows? Mungkin jika ada yang terlupa mari saya ingatkan.

Menekan menu refresh pada saat komputer terasa lambat, setelah baru saja masuk desktop, dan sebelum shutdown itu lumrah dilakukan kebanyakan orang.
(Bahasan pada Linux).
- Sebenarnya apa yang dilakukan “refresh”?
- Menata kembali icon pada desktop?
- “Memprioritaskan” ke desktop pada saat terasa lambat pada beban sebuah aplikasi?
- Apa yang terjadi setelah menekan menu refresh? Komputer merasa lega atau anda yang lega?
Bagaimana kalau kita menambahkan “refresh” pada desktop Linux, Dengan Alasan :
- Pengguna baru terbiasa menggunakan “refresh” dan mencarinya juga pada desktop Linux.
- ….. (ada yang mau menambahkan?)
Jika “refresh” digunakan sebagai pancingan ketika kita menggunakan desktop berarti teknologi yang anda gunakan terlalu kuno. Contoh, setelah kita menancapkan usb flashdisk kemudian dia akan otomatis “refresh”. Dan kemudian otomatis membuka peramban berkas misalnya, atau aplikasi pengelola gambar karena didalam flashdisk berisi gambar. Ini baru namanya komputer, tahu apa yang mesti dia lakukan. (mdamt)
Xorg menyediakan sebuah tool bernama xrefresh, biasanya digunakan untuk “mereko-reko” menu refresh pada desktop Linux. Tapi apa sebenarnya yang dilakukan xrefresh? Mari kita lihat pada KODENYA. Tidak perlu “canggih” untuk membaca kode tersebut, cukup lihat pada baris 52.
Kitchen sink version, useful for clearing small areas and flashing the screen.
Menata kembali icon pada desktop? kurang tepat jika bernama “refresh”. Sadarlah kawan, bahwa “Clean Desktop by name” adalah “refresh” versi Gnome.
“Memprioritaskan” ke desktop pada saat terasa lambat pada beban sebuah aplikasi? Masalah resources?. Control group (cgroups) lebih tepat untuk mengatur resouce usage, dan ini merupakan fitur dari Kernel Linux.
Apa yang terjadi setelah menekan menu refresh?. Apakah anda lega yang anda lakukan dan sekarang tidak lakukan pada kebanyakan Desktop di Linux adalah hal yang percuma (tidak sia-sia). Tidak sia-sia karena lumayan melegakan setelah melihat desktop anda sedikit berkedip.
Pengguna baru terbiasa menggunakan “refresh” dan mencarinya juga pada desktop Linux. Agar desktop Linux lebih ramah terhadap pengguna baru, jadi bukan hanya pengguna yang sudah pintar dan geek saja yang bisa menggunakan Linux?. Saya rasa sangat ajaib hanya dengan meninggalkan “refresh”