September 13, 2011

BlankOn Panel: Peluncur “Raipad”

Masih seputar BlanKopdar I kemarin di bogor, saya punya kejutan untuk teman-teman pengembang BlankOn khususnya pak mdamt. Saya menulis sebuah peluncur (launcher) berbasis pada kode peluncur milik ElementaryOS  yaitu slingshot. Saya sederhanakan beberapa hal, seperti kategori perangkat lunak. Merubah basis kode agar menggunakan GTK+3, walaupun belum semua terselesaikan.

Hal yang menjadi pertanyaan, apakah panel bawah seperti itu cocok untuk model peluncur seperti diatas?

Kenapa saya beri nama “RaiPad“? Dalam bahasa inggris Pad berarti Papan, dan dalam bahasa jawa Rai berarti muka (wajah). Raipad adalah Papan yang muncul di muka. :D

Sebentar lagi (entah berapa lama) anda akan dapat menggunakan argument untuk peluncur ini di BlankOn Panel.

September 11, 2011

Warung Aplikasi BlankOn

Pada acara BlanKopdar I kemarin saya di minta untuk menyampaikan ide. Sebenarnya ide lama yang belum sempat terwujud walaupun sempat terbuat beberapa purwarupa cacat dan belum sempurna.

Mungkin sudah terlintas di pemikiran anda, apakah nantinya Warung Aplikasi akan seperti daftar diatas? Bukan, Warung Aplikasi adalah salah satu proyek unik dari BlankOn Linux. Yeeaaah!

Read the rest of this entry »

August 2, 2011

Create Gettext PO from Vala source

For first time you have to add the gettext marker keyword to string that you want to translate.

“translatable string %s”
to
_(“translatable string %s”)

Extract translatable strings from vala source files to new po file.

$ xgettext -o id.po –language=C –keyword=_ –escape src/*.vala

You can start translating. Every PO file has a header that describes its project, version, maintainer and licensing terms. The Gettext tools will auto generate a header skeleon for a new PO file. You should update it.

If there are additional translatable string in the vala source files, you can use the -j option to join with existing file.

July 26, 2011

Programmer dan Tukang Ketik

Menurut anda apa perbedaan antara pemrogram dengan penulis program?

February 18, 2011

Halo Python dan Halo Vala

Yen ing tawang ono lintang cah ayu
Aku ngenteni teka mu
Marang mego ing angkoso
Sung takok-ke pawartamu

#!/usr/bin/env python

import pygtk
pygtk.require('2.0')
import gtk

class HelloWorld:

 def __init__(self):
 self.window = gtk.Window(gtk.WINDOW_TOPLEVEL)
 self.window.set_title("Hello Python!")
 self.window.connect("destroy", gtk.main_quit)

 self.button = gtk.Button("Hello World")
 self.button.connect("clicked", self.hello, None)

 self.window.add(self.button)
 self.window.show_all()

 def hello(self, widget, data=None):
 print "Hello World"

 def main(self):
 gtk.main()

if __name__ == "__main__":
 hello = HelloWorld()
 hello.main()

Janji janji aku eleng cah ayu
Sumedot roso ing ati
Lintang lintang’e wingi wingi nimas
Tresna ku sundul ing ati

Ndek semono janjimu disekseni
Mego kartiko keiring roso tresno asih

using Gtk;

class Hello : Window {
 public Hello () {
 this.destroy.connect (Gtk.main_quit);
 this.set_title ("Hello Vala!");

 var button = new Button.with_label ("Hello World");
 button.clicked.connect (halo);

 this.add (button);
 }

 private void halo (Gtk.Button button)
 {
 stdout.printf ("Hello World\n");
 }

 static int main (string[] args) {
 Gtk.init (ref args);

 var hello = new Hello ();
 hello.show_all();

 Gtk.main ();
 return 0;
 }
}

Yen ing tawang ono lintang cah ayu
Rungokno tangis ing ati
Miraring swara ing ratri nimas
ngenteni bulan ndadari