Cek apakah anda seorang Hacker?
Banyak orang sekarang salah mengartikan istilah Hacker dengan seseorang yang jahat dan suka merusak, membobol dan masuk kesebuah sistem dengan cara ilegal. Tanggapan tadi merupakan salah besar, sedangkan yang diartikan Hacker menurut Eric Steven Raymond (ESR) dalam “How to become A Hacker” adalah orang yang pandai dalam hal teknis menyenangi pemecahan masalah dan dapat mengatasi/melebihi batasan.
Tanggapan orang dalam mengartikan Hacker ini adalah makna sebenarnya dari seorang Cracker. Menurut ESR dalam tulisan yang sama

“The basic difference is this: hacker build things, cracker break them”
Banyak anak muda sekarang yang terinspirasi oleh seorang Hacker, seperti saya dulu juga begitu. Saya menganggap jika saya dapat masuk system orang lain tanpa izin atau ilegal maka saya bisa dikatakan seorang hacker.Namun setelah membaca tulisan dari ESR saya mengerti makna dari Hacker sebenarnya.
Adapula yang menambahkan kategori Grey untuk orang-orang yang melakukan dan mempelajari Cracking dengan tujuan agar mereka mengetahui bagaimana seorang Cracker membobol sebuah sistem komputer atau memecahkan proteksi perangkat lunak.
Jadi intinya Apa saja yang kita lakukan untuk membangun, melewati batasan-batasan sistem, memberikan solusi pada permasalahan bisa disebut Hacking dan orangnya, disebut Hacker.Sedangkan usaha untuk merusak, membobol dan masuk kesebuah sistem dengan cara ilegal disebut Cracking dan orangnya, disebut Cracker.
Budaya hacking yang paling mencolok dapat ditemukan pada bidang software karena bidang inilah yang paling memungkinkan untuk melakukan aktivitas utak-atik dan mengembangkan aplikasi atau sistem.
OpenSource merupakan tempat yang paling cocok untuk ditongkrongi oleh para Hacker-hacker karena adanya keterbukaan baris kode dari aplikasi atau sistem yang dibangun bersama-sama. Hal ini memungkinkan untuk seorang newbie untuk belajar dari kode yang ditulis bersama tadi dan kemudian ikut mengembangkannya.
Jadi, Tanyakan kepada diri anda sendiri!
“Apakah saya Membangun atau Saya Merusak …”






ya, orang2 taunya image hacker itu jahat, ngrusak, crime, dsb. PADAHAL NGGAK SEMUA SEPERTI ITU. sebenarnya, dengan adanya penyusup (baik merusak atau tidak), malah membantu si admin karena ada celah keamanan di sistem jaringannya sehingga dia harus meningkatkan kemanannya. Malah, (menurutku) bisa menyusup celah kemanan itu “prestasi”, karena tidak semua bisa melakukannya.
piye…?
ya itu makanya aku jelasin yang kategori Grey, mungkin jadi dia juga seorang admin?
Dari dulu juga gw beranggapan seperti itu bahwa hacker ga identik dengan pengrusak. Salam!