Force install Gentoo 10.1 LiveDVD
Gentoo LiveDVD tidak menyertakan installer didalamnya, memang Gentoo user lebih disarankan menginstall gentoo sesuai dengan Handbook yang ada. Menggunakan LivdCD Minimal untuk mempersiapan Hardisk seperti mempartisi, memformat. Kemudian user diminta mengunduh Stage3 untuk minimal enviroment dari system Gentoo. Setelah itu mengunduh portage sebagai installer aplikasi di gentoo.
Setelah minimal enviroment sudah siap maka dilakukan penggantian ke enviroment yang sedang dibuat (chroot). Kemudian persiapkan portage untuk beraksi, semua proses ini dilakukan dengan koneksi internet. Cukup melelahkan memang, belum berhenti disitu. Karena minimal enviroment belum mempunyai kernel, user diminta untuk mengkompilasi kernel sesuai dengan hardware, kita dapat menggunakan lspci untuk melihat module driver yang perlu di build-in (*) di kernel. Setelah itu mempersiapkan fstab dan bootloader. Mengkompilasi dan menginstall pcmciautils,syslog-ng, dhcpcd, dan grub. Menambahkan user di minimal enviroment, Baru minimal enviroment bisa digunakan dengan mereboot PC dan keluar dari LivdCD Minimal.
Semua proses diatas kira-kira memakan waktu 5 sampai 6 Jam berdasarkan pengalaman saya. Proses yang saya ceritakan diatas hanya Gentoo sebatas terminal saja, belum ada gambar yang bisa dilihat
![]()
Gentoo menyediakan sebuah LiveDVD yang berisi banyak Desktop seperti Gnome, KDE4, E16, Openbox, Fluxbox, dan Xfce. Nah untuk sistem selengkap ini dengan berbagai macam desktop dan aplikasi saya kira pasti membutuhkan waktu berhari-hari untuk mengkompilasinya. Oke saya akan menulis cara ‘jahat’ saya untuk menginstall Gentoo LiveDVD.
NOTE : Cara ini memang berasal dari saya, sangat tidak direkomendasikan Gentoo. Silahkan Gunakan Handbook untuk menginstall secara normal.
Persiapkan Hardisk
Sesuai dengan Handbook, partisi yang diperlukan sebanyak 3.
Device Boot Start End Blocks Id System /dev/sda1 * 1 14 105808+ 83 Linux /dev/sda2 15 81 506520 82 Linux swap /dev/sda3 82 3876 28690200 83 Linux
Format sda1 dan sda3
# mke2fs /dev/sda1 # mke2fs -j /dev/sda3
Format sda2 sebagai swap
# mkswap /dev/sda2
Aktifkan sda2 sebagai swap
# swapon /dev/sda2
Mounting
Lakukan mouting untuk menulis pada partisi yang telah dibuat tadi.
# mount /dev/sda3 /mnt/gentoo # mkdir /mnt/gentoo/boot # mount /dev/sda1 /mnt/gentoo/boot
Copying aka Install
# cp -avf /mnt/livecd/* /etc /root /mnt/gentoo
Configuring the installation
Mouting proc dan dev di /mnt/gentoo
# mount -t proc none /mnt/gentoo/proc # mount -o bind /dev /mnt/gentoo/dev
Lakukan chroot di /mnt/gentoo, dan update enviroment.
# chroot /mnt/gentoo /bin/bash # env-update >> Regenerating /etc/ld.so.cache... # source /etc/profile # export PS1="(chroot) $PS1"
Konfigurasi /etc/fstab anda seperti dibawah ini.
/dev/sda1 /boot ext2 defaults,noatime 1 2 /dev/sda2 none swap sw 0 0 /dev/sda3 / ext3 noatime 0 1 /dev/cdrom /mnt/cdrom auto noauto,user 0 0
Kemudian konfigurasi /boot/grub/menu.lst.
default 0 timeout 30 title Gentoo Linux 2.6.30-r6 root (hd0,0) kernel /boot/kernel--2.6.30-gentoo-r6 root=/dev/ram0 real_root=/dev/sda3 initrd /boot/initramfs-2.6.30-gentoo-r6
Hapus autoconfig pada runlevel.
# rc-update del autoconfig default
Pada directory /boot belum terdapat kernel dan initramfs untuk bisa booting, copy bzImage dari /usr/src/linux dan buat initramfs.
# cp /usr/src/linux/arch/x86/boot/bzImage /boot/vmlinuz-`uname -r`# splash_geninitramfs --verbose -g /boot/initramfs-2.6.30-gentoo-r6 livecd-2007.0
Set password root
# passwd root
Tambahkan username anda.
# useradd -m -G users,wheel,audio -s /bin/bash adzy # passwd adzy
Installing Bootloader
# grub-install --no-floppy /dev/sda
Finishing Installation
# exit # umount /mnt/gentoo/boot /mnt/gentoo/dev /mnt/gentoo/proc /mnt/gentoo
Nikmati Gentoo anda, nantinya jika ada masalah pada cara ini akan saya update tulisan ini.
Tips
Mungkin anda perlu menghapus desktop atau aplikasi silahkan gunakan emerge.
# emerge --unemerge namapaket
— CMIIW —
Sumber :
http://en.gentoo-wiki.com/wiki/Fbsplash
http://www.gentoo.org/doc/en/handbook/handbook-x86.xml?full=1






emang kelebihan gentoo dibanding distro-distro lain apa? , kok cara instalasinya lebih ruwet dibanding slackware (yg dulu saya kira susah)
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US; rv:1.9.2.2) Gecko/20100316 Firefox/3.6.2
silahkan baca handbooknya saja, cari ini tidak direkomendasikan cuman sekedar catatan saja
slackware masih mending sudah ada installernya
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US) AppleWebKit/532.5 (KHTML, like Gecko) Chrome/4.0.249.43 Safari/532.5
ya boleh lahh…
Opera/9.80 (Windows NT 5.1; U; en) Presto/2.2.15 Version/10.00
@darmanex : tumben sekali km pake wintonk?
dapat dari mana mbel..
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux x86_64; en-US) AppleWebKit/532.5 (KHTML, like Gecko) Chrome/4.0.249.43 Safari/532.5
pindah distro wintonk ya man
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US) AppleWebKit/533.3 (KHTML, like Gecko) Chrome/5.0.356.2 Safari/533.3
Kalo pake Xfce, 6 jam itu cukup kok. :) Sekadar masuk X + desktop GUI sederhana.
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-us) AppleWebKit/531.2+ (KHTML, like Gecko) Safari/531.2+
cepetan pake arch mas..hehe..keren juga yah
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US; rv:1.9.0.8) Gecko/2009033100 Ubuntu/9.04 (jaunty) Firefox/3.0.8
ngetess komen
Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.1; en-US; rv:1.9.2.6) Gecko/20100625 Firefox/3.6.6
@ohdediku : ckckckckc…selikuhanmu akeh banget e ded…
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US) AppleWebKit/533.4 (KHTML, like Gecko) Chrome/5.0.375.70 Safari/533.4
ini pake genkernel apa konfigurasi kernel sendiri??
Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.2.2) Gecko/20100316 Firefox/3.6.2
ini cuman copy dari kernel livedvdnya, konfigurasi saja sendiri pake genkernel
Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US) AppleWebKit/533.4 (KHTML, like Gecko) Chrome/5.0.375.70 Safari/533.4